Jumat, 03 April 2020

GLOBALISASI


Permasalahan lingkungan global

A.    Pengertian globalisasi

Kata globalisasi diambil dari kata global, yang maknanya universal. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, proses sejarah atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terkait satu sama lain, mewujudkan suatu tatanan kehidupan baru atau kesatuan koeksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
            Mitos yang hidup selama ini adalah proses globalisasi akan membuat dunia seragam. Proses globalisasi ini akan menghapus identitas dan jati diri. Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:
1.      Internasionalisasi: globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
2.      Liberalisasi: globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkan batas antar negara, misalnya hambatan tariff ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
3.      Universalisasi: globalisasi juga digambarkan semakin tersebarnya hal material maupun immaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokaliotas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia
4.      Westernisasi: westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
5.      Hubungan transplanetari dan superateritorialitas: arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi diatas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontology sendiri, bukan sekedar gabungan negara-negara.

B.     Ciri globalisasi


  1. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televise, internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dan budaya yang berbeda. 
  2. Pasar dan produksi ekonomi dinegara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasiona, dan dominasi semacam Word Trade Organizaation (WTO).
  3. Peningkatan interaksi cultural melalui perkembangan media massa (terutama televise, film, music, dan transmisi berita dan olahraga internasional) saat ini, kita dapat mengkonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya.
  4. Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.

C.     Sejarah globalisasi

Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internsional. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antar bangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Bila ditelurusi, benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antar negeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. saat itu, pedagang dari tiongkok dan india mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untung berdagang. Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluruh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi.
Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di asia dan afrika. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi jepang, tiongkok, Vietnam, Indonesia, malaka, india, Persia, pantai afrika timur, laut tengah, venesia, dan genoa. Di samping membentuk jaringan dagang, kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya, nama-nama, abjad, arsitek, nilai sosial dan budaya arab ke warga dunia.
Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa eropa. Spanyol, portugis, inggris dan belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industry yang meningkatkan keterkaitan antar bangsa dunia. Berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini, seperti computer dan internet. Pada saat ini, berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia. Semakin berkembangnya industry dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasionasional di dunia. Di Indonesia misalnya, sejak politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan exxon dari amerika serikat, unilever dari belanda. British petroleum dari inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini.
Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapatkan momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Implikasinya, negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Alhasil, sekat-sekat antar negara pun mulai kabur. Reaksi masyarakat yang timbul diantaranya :
1.      Gerakan pro-globalisasi
Pendukung globalisasi ( sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahtaraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh david ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efisien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini, jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya. Dengan teori ini, jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan factor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia.
            Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan larangan dan kebijakan ini dapat melindungi produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Para pro-globalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut, mereka menginginkan dilakukanyya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan, akibatnya permintaan akan meningkat dan begitu seterusnya.
            Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik bank dunia dan IMF, mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara, bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. Sebagai hasilnya, banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para dictator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya, meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara, dan sebagai akibatnya, tingkat kemakmuran akan negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya: termasuk konsumsi barang impor, sehingga laju globalisasi akan terhambat dan menurut mereka mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia.
2.      Gerakan antiglobalisasi
Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti organisasi perdagangan dunia (WTO)
“antiglobalisasi”dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial, sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. Apapun juga maksudnya, para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan system perdagangan global saat ini, yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup, hak-hak buruh, kedaulatan nasional, dunia ketiga, dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya.
Namun, orang-orang yang dicap “antiglobalisasi” sering menolak istilah itu, dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai gerakan keadilan global, gerakan dari semua gerakan atau sejumlah istilah lainnya.
3.      Globalisasi perekonomian
Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara diseluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas territorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.
Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestic.
Menurut tanri abeng, perwujudan nyatadari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:
a.       Globalisasi produksi, dimana perusahaan berproduksi di berbagai negara, dengan sasaran agar biaya produksi menjadi lebih rendah, tariff bea masuk yang murah, infrastuktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global
b.      Globalisasi pembiayaan. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara didunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan system pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitra usaha dari mancanegara.
c.       Globalisasi tenaga kerja. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya seperti penggunaan staf professional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas.
d.      Globalisasi jaringan informasi. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara negara didunia karena kemajuan teknologi, antara lain: TV, radio, media cetak, dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh: KFC, celana jeans levis, atau hamburger melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia baik domisili di kota atau pun di desa menuju pada selera global.
e.       Globalisasi perdagangan. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan adil.
Thompson mencatat bahwa kaum globalisasi mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. Misalnya, secara nyata perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia.
a.       Dampak postif globalisasi ekonomi
1.      Produksi global dapat ditingkatkan
Pangan ini sesuai dengan teori “keuntungan komparatif” dari david ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan factor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efisien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.
2.      Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.
3.      Meluaskan pasar untuk produk dalam negri
Perdagangan luar negri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negri
4.      Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik.
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.
5.      Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
Pembangunan sector industry dan berbagai sector lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestic. Perusahaan domestic ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. Dana dari luar negri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.
b.      Dampak negative globalisasi ekonomi
1.      Mengembangkan pertumbuhan sektor industri
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan system perdagangan luar negri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tariff yang tinggi untuk memberikan proteksi kepada industry yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negri yanglebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sector industry domestic yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industry-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.
2.      Memperburuk neraca pembayaran
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globalisasi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan factor produksi dari luar negri cenderung mengalami deficit. Ivestasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negri semakin meningkat. Tidak berkembangnya eskpor dapat berakibatkan buruk terhadap neraca pembayaran.
3.      Sektor keuangan semakin tidak stabil
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestic merosot. Ketidakstabilan di sector keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.
4.      Memperburuk prospek perumbuhan ekonomi jangka panjang
Apabila hal-hal yang dinyatakan diatas berlaku dalam suatu negara, maka dalam jangka pedek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.

4.      Globalisasi kebudayaan
Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal lain. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan atau psikologis, yaitu pada apa yang terdapat dalam alam pikiran manusia. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.
Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruhan dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah eropa barat ke berbagai tempat di dunia ini (Lucian w. pye, 1996).
Namun perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.
a.       Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan
1)      Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional
2)      Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan askes suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
3)      Berkembangnya turisme dan pariwisata
4)      Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
5)      Berkembang model yang berskala global, seperti pakain, film dan lain-lain.
6)      Bertambah banyaknya event-even berskala global, seperti piala dunia FIFA.
7)      Persaingan bebas dalam bidang ekonomi.
8)      Meningkatkan interaksi budaya antar negara melalui perkembangan media massa
b.      Dampak globalisasi
1.      Dampak postif antara lain:
a)      Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
b)      Mudah melakukan komunikasi
c)      Cepat dalam berpergian (mobilitas tinggi)
d)     Menumbuhkan sikap cosmopolitan dan toleran
e)      Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
f)       Mudah memenuhi kebutuhan
g)      Membuat sikap terbuka, berpikir luas
2.      Dampak negative globalisasi antara lain:
a)      Informasi yang tidak tersaring
b)      Perilaku konsumtif
c)      Ketergantungan dengan teknologi
d)     Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
e)      Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara.

Senin, 30 Maret 2020

Teknik Penjernihan Air


Teknik Penjernihan Air

Air dijadikan sumber kehidupan bagi manusia. Tanpa air kehidupan manusia akan terhambat dan akan mati. Tidak hanya untuk minum, air pun berfungsi sebagai sarana pembersihan diri dengan mandi, menyiram tanaman agar tumbuh subur, membantu mengolah makanan, membantu mencuci pakaian, dan lain lain. Air yang bersih akan memberikan dampak kesehatan. Namun apabila air tersebut kotor lantas apa yang akan terjadi? Mungkin jika manusia meminum air yang kotor dapat menyebabkan sakit perut dan terganggunya kesehatan. Oleh sebab itu, penjernihan air harus dilakukan agar senantiasa air tetap bersih dan dapat dikonsumsi oleh manusia.  Sehingga air tidak hanya baik untuk kesehatan, namun membantu pekerjaan manusia lainnya.
            Menurut Permenkes Nomor 416 Tahun 1990 air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari – hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. Syarat fisik air tersebut ialah tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna dan tidak keruh. Untuk itu, air dapat diminum ketika air telah dimasak dan bersih. Kualitas air pun harus memenuhi syarat mikrobiologi, fisika kimia, dan radio aktif.
            Syarat – syarat standar kualitas air diantaranya menghilangkan gas – gas terlarut, menghilangkan rasa yang tidak enak, membasmi bakteri pathogen yang berbahaya. Adapun teknik dalam penjernihan air dapat dilakukan dengan teknik penyaringan dengan alat – alat tertentu.
            Faktor – faktor yang mempengaruhi pencemaran air menurut Mukono (2000) ialah mikroorganisme, curah hujan, kecepatan aliran air, dan kualitas tanah. Mikroorganisme yang ada di dalam tanah dapat mencemari air karena mikroorganisme patogendan non pathogen yang pada umumnya banyak mengandung mikroorganisme heterotropik.
            Sedangkan faktor curah hujan merupakan suatu volume air di permukaan tanah yang dapat mengencerkan air yang tercemah. Semakin banyak volume air maka semakin tercemarnya air tersebut. Sama halnya dengan kecepatan aliran air. Ketika aliran air yang mengalirinya semakin cepat, maka semakin kecil air dapat tercemar. Hal ini dikarenakan bahan polutan akan lebih cepat terdispensi. Selain itu, kualitas tanah pun mempengaruhi tercemarnya air. Tanah yang berada di dekat sumber air yang memiliki bahan beracun tentu dapat mencemari air tersebut. Bahan beracun tersebut seperti pestisida, sampah, logam berat, dan lain – lain.
            Air yang tercemar dapat diatasi dengan penjernihan air. Penjernihan air adalah cara untuk menghilangkan zat pencemar yang ada di dalam air. Penjernihan air dilakukan sebagai upaya untuk membersihkan air melalui sejumlah pengolahan tertentu. Hal ini dilakukan agar air yang kita minum tidak mengandung zat berbahaya yang menyebabkan terganggunya kesehatan.
            Tercemarnya air dapat mengubah syarat fisik tersebut. Dari keadaan jernih menjadi keruh, awalnya tidak berbau menjadi berbau busuk. Hendaknya hati – hati ketika membuat sumber air seperti sumur. Upayakan agar jauh dari tempat pembuangan dan jauh dari tanah yang tercemar oleh bahan beracun.
            Penjernihan air dapat dilakukan secara fisika, kimia, dan biologis. Secara fisika dilakukan dengan cara manual atau menggunakan alat sederhana. Secara kimia dilakukan dengan memanfaatkan sifat kimia air melalui pengurangan atau penambahan zat kimia yang terkandung di dalamnya. Secara biologis dilakukan dengan menghilangkan zat yang tidak dibutuhkan dengan makhluk hidup lain.
            Adapun penjernihan air dengan metode fisika haruslah menggunakan teknologi atau alat yang tepat guna, mudah digunakan, sederhana, dan ekonomis. Karena dengan begitu penjernihan air dapat dilakukan tidak hanya bagi masyarakat perkotaan, namun bagi masyarakat pedesaan pun dapat melakukannya. Secara fisika, terdapat lima cara penjernihan air. Masing – masing memiliki karakteristik tersendiri dalam prosesnya.
            Pertama, dengan menggunakan teknik penyaringan atau filtrasi. Teknik ini dilakukan untuk menyaring bahan – bahan padatan yang ada di dalam air seperti kayu, daun, atau lumpur. Jenis alat yang digunakan untuk penyaringan disesuaikan dengan jenis limbah padat, ukuran limbah, dan debit air. Biasanya limbah padat yg besar menggunakan saringan yang kuat seperti dari logam atau besi. Dan sebaliknya, ukuran limbah padat yang relative kecil menggunakan saringan yang sangat halus seperti dari bahan kain. Macam – macam saringan ini diantaranya saringan kain katun, aerasi, pasir lambat, pasir cepat, Gravity Red Filtering System, arang, keramik, dan cadas.
            Kedua, dengan menggunakan pengendapan atau sedimentasi. Teknik dilakukan dengan cara memanfaatkan gaya gravitasi bumi. Gravitasi ini dapat membawa semua benda hingga tertarik ke bawah. Dengan demikian bahan padatan akan mudah terseret ke bawah dan air menjadi jernih. Karena semua bahan padatan dianggap sebagai benda yang memiliki berat jenis jauh lebih besar daripada air.
            Ketiga, dengan menggunakan absorpsi atau penyerapan. Teknik ini dilakukan dengan cara menggunakan bahan penyerap untuk menyerap bahan padatan pada air. Umumnya bahan yang digunakan ialah batok kelapa dan batu bara. Karena keduanya memiliki zat karbon aktif yang dapat menyerap bahan padatan yang ada di dalam air. Sehingga semua bahan padatan di dalam air akan terserap oleh batok kelapa atau batu bara dan air pun menjadi jernih.
            Keempat, dengan menggunakan adsorpsi atau penangkapan. Teknik ini dilakukan dengan cara penangkapan ion – ion yang tidak berguna di dalam air. Bahan ini umumnya terbuat dari zelite dan resin. Teknik penangkapan ini pun dapat menghilangkan kotoran, zat kimia, dan polutan berbahaya dalam air.
            Kelima, dengan menggunakan elektrodialisis. Teknik ini dilakukan dengan cara pengikatan ion – ion limbah di dalam air dengan bantuan listrik. Ion yang bersifat negatif akan ditarik ke kutub selatan dan sebaliknya. Ion negatif akan melepaskan elektron sehingga menjadi molekul gas sehingga membentuk padatan yang mengendap. Dengan demikian bahan padatan di dalam air akan berubah menjadi gas molekul yang nantinya dipadukan dengan teknik filtrasi atau pengendapan.
            Dengan demikian, air memang menjadi sumber kehidupan bagi manusia. Namun hal ini dibantah apabila kualitas air tidak baik untuk dikonsumsi. Oleh karena itu dilakukannya proses penjernihan air agar air dapat dikonsumsi dengan baik. Hendaknya ketika membuat sumber air jauh dari tempat pembuangan dan tempat tercemar lainnya. Karena ini dapat membahayakan kualitas air juga kesehatan pada pengguna air tersebut. Banyaknya cara untuk melakukan penjernihan air dijadikan suatu pilihan bagi masyarakat dalam rangka menjernihkan air yang kotor dan keruh. Adanya proses secara fisika membuat masyarakat perkotaan atau pedesaan dapat menggunakannya dengan maksimal. Karena alat yang digunakan ialah alat yang sederhana.

Minggu, 09 Februari 2020

Pengalaman Observasi di SD Luar Biasa Kota Tasikmalaya


The Warmth
Oleh Sri Dwiyanti


Kegiatanku selama 3 hari di salah satu SLB Kota Tasikmalaya sangat
mengesankan. Ada banyak pengalaman dan ilmu yang didapat di sana. Segala
bentuk pengalaman mengajar di sana benar – benar jauh dari ekspektasi.
Para muridnya yang hangat, guru yang menerima saya dengan gembira, juga
keadaan sekolah yang mendukung. Pertama kali menginjakkan kaki di
sekolah ini benar – benar beda dengan lingkungan sekolah pada umumnya.
Di sini lebih terlihat asri, bersih, kondusif, dan hangat. Mengapa bisa hangat?
Ya karena di sini saya merasakan sesuatu yang tidak bisa di dapat dari
sekolah biasa. Dengan hati yang terbuka, mereka pun menyambut saya
semua dengan senyuman.

Suatu keterbatasan tidaklah menjadi penghalang bagi seseorang.
Kekurangan bisa membuat kita menjadi kuat dan istimewa dari orang lain.
Tuna rungu, sebutan bagi seseorang yang memiliki keterbatasan dalam
pendengarannya. Namun, karena mereka tidak bisa mendengar, maka
mulutnya pun tidak bisa berkomunikasi dengan baik sebagai dampak dari
pendengaran yang terbatas. Kini saya telah mengetahui, mereka kurang
dalam pendengaran namun tajam dalam penglihatan. Segala apa yang mereka
lihat dapat dituruti jauh lebih baik dari apa yang dicontohkan. Oleh sebab
itu, mereka lihai dalam melukis, menggambar, dll. Pernah ada salah satu di
antara mereka yang menjuarai lomba make up tingkat kab/kota. Memang di
dunia ini tidak ada yang sempurna. Optimislah terhadap apa yang telah
Tuhan berikan kepada kita sehingga kita bisa memanfaatkan jauh lebih baik.

Di dalam kelas, ketika mengajarkan mereka materi, harus disertai
dengan kesabaran. Metode yang benar - benar membuat saya harus belajar
kembali cara berkomunikasi dengan mereka. Terlebih dihadapkan pada
siswa tuna rungu. Saya belajar bahasa isyarat, memahami perilaku mereka,
kebiasaan mereka, dan karakter mereka agar saya bisa dengan mudah
masuk ke dalam kehidupan mereka dan berteman baik. Di kelas, hal yang
paling sulit ialah menstabilkan fokus mereka terhadap pembelajaran. Tak
jarang mereka selalu menorah ke belakang melihat siswa lain di sekitaran
kelas. Fokus mereka memang terganggu karena di dalam satu ruangan
terdiri dari tingkatan kelas. Sehingga pada akhirnya guru harus terampil
mengembalikan kondusifitas kelas. Pembelajaran yang diberikan pun dibuat
dengan sesederhana mungkin agar mereka mudah memahami materi.
Namun itu tak menjadi penghalang mereka untuk belajar. Segala kekurangan
mereka jadikan semangat yang besar dalam belajar.

Di dalam di sekolah, mereka layaknya seperti kita. Mereka berbaur,
bercanda tawa, bermain, ngobrol, dll. Sekolah ini jadi tempat mereka untuk
bertemu teman yang bernasib sama. Setidaknya di dalam sekolah ini mereka
sejenak melupakan keterbatasan mereka. Mereka bisa dengan asyik bermain
bersama teman. Waktu istirahat mereka pun sama berbondong – bondong
ke luar ruangan untuk sekedar membeli makanan atau bermain. Ada
sekumpulan anak yang sengaja pergi membeli makanan ke samping sekolah
tersebut. Dan mereka nampak biasa saja. Tidak ada apapun yang
menghalanginya. Warga pun menerima anak – anak dengan lapang dada
sepenuh hati.

Saat mereka ada di hadapan kita, tidak usah untuk takut. Mereka
sama seperti kita yang juga membutuhkan arahan dan bimbingan. Mungkin
memang cara yang dilakukan agak sedikit berbeda. Di sanalah bentuk
keistimewaan seorang guru yang mampu beradaptasi dengan baik.
Membimbing mereka bukanlah hal yang mudah, dan bukan hal yang sulit
pula. Berikan apa yang mereka mau dengan sewajarnya. Berilah mereka
pengertian apabila apa yang mereka lakukan kurang sesuai. Karena apa yang
kita ucapkan jangan sampai membuat hati mereka sakit. Lantas, tidak ada
yang salah dengan kekurangan, hanya saja kita wajib tahu pengarahan dan
bimbingan yang layak.

Pengarahan dan bimbingan diberikan dengan sangat hati – hati dan
selalu memperhatikan mereka dengan menyiapkan segala bentuk hal/barang
sebagai solusi jika nantinya ada hal yang membuat mereka bersikap tidak
buruk/keadaan psikis lainnya. Guru wali kelas pernah berbicara, memang
dulu pernah ada siswa yang menangis terus menerus dan tidak bisa
diberhentikan. Sontak guru harus siap sedia dengan berbagai ancaman dan
masalah yang terjadi.

Siang hari kala itu, kami seangkatan duduk di ruangan aula yang tidak
cukup besar. Sebagian anak – anak melirik di balik jendela, sebagian lagi ada
yang masuk ke dalam ruangan dan melihat sekitar. Yaa di sana saya sedang
mengikuti arahan dari guru tentang segala macam perihal sekolah tersebut.
Melakukan tanya jawab, mendengarkan sekilas tentang informasi sekolah,
asal – usul sekolah, dll. Di akhir acara tersebut, kami disuguhkan dengan
sebuah tampilan yang memukau dari para guru di sekolah luar biasa ini.
Dihadapkannya 5 orang guru di depan kami semua. Terdengar suara
instrument lagu mulai dimainkan di balik spiker. Ternyata tangan para guru
bermain membentuk bahasa isyarat sebuah lagu. Kami bernyanyi sambil
takjub melihatnya. Ibu Pertiwi, lagu yang mereka tampilkan kepada kami
semua. Banyak di antara kami yang merekam momen seperti ini, ada pula
yang bernyanyi, ada pun yang ikut memeragakan. Hal yang jarang bagi saya,
ini merupakan suatu hal yang sangat memukau. Sederhana namun bermakna.
Begitulah jika harus diucapkan dengan kata – kata.

Tidak hanya kebahagiaan, takjub, senang, bersyukur yang saya
dapatkan dari sana. Tapi ada hal menarik yang bisa saya dapatkan. Ekspektasi
saya jauh berbeda dengan fakta di lapangan. Ternyata kehidupan mereka
sangat istimewa. Cara berkomunikasi, berteman, belajar, bersosialisasi
sangatlah jauh lebih baik. Kehangatan yang saya rasakan ketika berada di
sana. Mereka memeluk hangat ketika saya berada di dekatnya dan bertanya
sedikit informasi pribadi. Jika dibandingkan dengan orang biasa, kita bahkan
dengan teman yang dikenal ketika berpapasan tidak saling sapa, tidak saling
senyum, apalagi dengan orang yang baru dikenal? Tapi di sini beda, jauh
berbeda. Tidak ada kekurangan, tidak ada keterbatasan, yang ada hanyalah
kita sama – sama makhluk ciptaan-Nya yang sama – sama berhak
mendapatkan pendidikan yang layak.

Hari terus beganti. Setiap pagi selama 3 hari saya sudah standby di
sana. Penuh riang gembira acap kali menginjakkan kaki di tempat ini.
Meskipun mereka memiliki keterbatasan, itu tidak menyurutkan hati mereka
untuk selalu bahagia. Respon mereka dengan hati terbuka sangat menerima
saya. Mereka mudah akrab dan bersosialisasi baik. Saya bahkan merasa malu
dengan sikap egois yang biasanya saya lakukan. Tapi mereka tidak, benar –
benar menerima saya sepenuh hati.

Satu kata yang sering saya ucapkan, katakan, dan sebarkan.
Bersyukur. Yaa bersyukur atas segala yang telah Tuhan berikan kepada kita.
Kadang kita merasa kurang dengan apa yang ada. Tetapi sebenarnya ada
orang lain yang jauh berbeda dengan kita. Yaa untuk menyadarkan arti
bersyukur bisa dengan mengunjungi tempat ini. Karena banyak dari kita
yang tidak bisa menerima atas takdir ini dan menginginkan sesuatu yang
lebih. Menghela nafas, istigfar, dan bersyukur itu cukup menjadi sikap
andalan ketika saya berada di sana. Tidak banyak berbicara memang. Karena
lebih banyak untuk bersyukur.



Senin, 20 Mei 2019

TUTORIAL CARA MENGUNDUH JURNAL DARI WEB secara GRATISSSSSSSSS


TURORIAL CARA MENGUNDUH JURNAL DARI WEB
https://onlinelibrary.wiley.com/
1.      Buka web browser, dan buka alamat web di atas

2.      Scroll down halaman web, lalu pilih tema jurnal sesuai passion kamu.


3.      Jika tema yang kamu pilih tidak ada di bagian subject di atas, maka bisa menggunakan tab pencari dengan mengetikkan tema jurnal. Lalu tekan enter.

4.    Maka akan keluar berbagai jurnal yang terkait dengan tema yang kamu pilih. Terdapat dua macam jurnal yang akan keluar. Diantaranya jurnal yang gratis dan jurnal yang berbayar. Untuk jurnal yang gratis terdapat kata “Free Access” yang ada pada bagian atas jurnal. Dan sebaliknya, jurnal yang berbayar tidak ada kata “Free Access”. Pilih sesuai apa yang ingin kamu baca jurnalnya. Seperti pada gambar berikut.


  1. Jika memilih jurnal yang gratis, maka klik judul jurnal tersebut. Lalu akan muncul halaman web seperti di bawah ini. Untuk mendownload jurnal, klik pdf yang ada di bawah judul jurnal.

  1. Tunggu sebentar untuk meload jurnal. Kemudian, jurnal yang dipilih akan muncul. Klik pdf yang ada dibagian kanan layar untuk mendownload jurnal tersebut. Dan tunggu hingga download selesai, maka jurnal sudah siap kamu gunakan.

  1. Jika kamu memilih jurnal yang berbayar, klik judul jurnal tersebut. Maka abstraksi jurnal itu akan muncul seperti pada gambar berikut.

8.       Copy alamat web yang ada di bawah judul jurnal. (https://doi.org ......)


  1. Buka tab baru. Lalu ketik di halaman pencari https://sci-hub.tw/ untuk membuka jurnal yang berbayar dengan cara yang free.

  1. Setelah web sci-hub terbuka, maka di bagian tab pencari paste atau tempel link yang sudah di copy tadi.  (https://doi.org ..... ). Lalu klik open.

11.  Maka akan muncul tampilan sebagai berikut. Ketikkan teks yang ada pada gambar layar untuk mengkonfirmasi jurnal yang akan didownload. Lalu tekan enter.

12.  Setelah itu, tab download akan muncul dengan otomatis untuk mengunduh jurnal tadi. Lalu klik mulai download jika kamu menggunakan aplikasi IDM.

Selesai.
Itulah langkah – langkah untuk mengunduh jurnal yang gratis dan berbayar pada web onlinelibrary.wiley.com


Kamis, 04 Januari 2018

VISUALISASI PROSES PERILAKU MANUSIA


 
A.    Visualisasi Proses Perilaku Manusia
Menurut Wikipedia, perilaku manusia adalah sekumpulan perilaku yang dimiliki oleh manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi, dan/atau genetika. Perilaku manusia terjadi akibat interaksi antara individu dengan lingkungannya. Terjadinya perilaku manusia itu dapat digambarkan sebagai berikut:
a.       S → R atau S → I → R
b.      W → S atau I → R → W
c.       W → S → r , I → R → W
d.      W → S → S → r → e → R → W
Keterangan : S (stimulus/rangsangan), I (individu/manusia), R (respon), W (world/lingkungan), r (receptor/pasca indera penerima), E (efektor/syaraf otot untuk merespon)
Menurut penelitian Rogers (1974) seperti dikutip Notoatmodjo (2003), mengungkapkan bahwa sebelum seseorang mengadopsi perilaku baru dalam diri seorang tersebut terjadi proses berurutan yakni:
1.      Kesadaran/awareness (Seseorang menyadari terhadap stimulus/objek)
2.      Tertarik/interest (Seseorang tertarik pada stimulus)
3.      Evaluasi/evaluation (Mempertimbangkan terhadap baik dan tidaknya stimulus bagi dirinya)
4.      Mencoba/trial (Seseorang telah mencoba perilaku baru)
5.      Menerima/adaption (Subjek berperilaku sesuai dengan pengetahuan, kesadaran dan sikapnya terhadap stimulus.
B.     Faktor yang Mempengaruhi Proses Perilaku Manusia
1.        Keturunan
Keturunan sering disebut dengan pembawaan. Heredity-teori Mendel (dikenal dengan hipotesan genetika) menyatakan bahwa:
a.       Tiap sifat makhluk hidup dikendalikan oleh faktor lingkungan
b.      Tiap pasangan merupakan penentu alternatif bagi keturunannya
c.       Pada waktu pembentukan sel kelamin, pasangan keturunan memisah dan menerima pasangan faktor keturunan.
2.        Lingkungan
Lingkungan dalam psikologi adalah segala pengaruh pada diri individu dalam berperilaku. Lingkungan turut berpengaruh dalam perkembangan pembawaan dan kehidupan manusia.
3.        Emosi
Emosi merupakan konsep dasar dalam pembentukan perilaku. Perubahan perilaku manusia dapat ditimbulkan akibat kondisi emosi. Perubahan yang didasari memungkinkan mengubah sifat atau perilakunya. Emosi menunjukan kegoncangan organisme yang disertai oleh gejala kesadaran, keperilakuan, dan proses fisiologis.
4.        Persepsi
Organisasi pengamatan membentuk perilaku yang berbeda karena pengamatannya berbeda. Misalnya pengamatan panca indra setiap orang memiliki persepsi yang berbeda.
5.        Motivasi
Motivasi menjadi penguat terhadap perilaku seseorang. Dorongan untuk bertindak guna mencapai satu tujuan, sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan fisiologi, psikologi dan sosial.
6.        Belajar
Ketika seseorang sudah matang masa perkembangannya otomatis akan mempengaruhi perkembangan psikis seseorang.
7.        Sikap
Yaitu suatu ukuran tingkat kesukaan seseorang terhadap perilaku tertentu. Di mana seseorang harus mampu menyikapi sesuatu secara baik atau tanpa disertai dengan emosi.
8.        Intelegensi
Ketika seseorang memiliki intelegensi tinggi akan memberikan keanggunan pada perilakunya. Kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara cepat dan efektif.
9.        Norma sosial
Yaitu pengaruh tekanan sosial atau suatu aturan yang berlaku di dalam masyarakat dan digunakan bagi kepentingan masyarakat tersebut agar terciptanya suatu keadaan lingkungan yang aman.
10.    Kontrol perilaku pribadi
Yaitu kepercayaan seseorang mengenai sulit tidaknya melakukan suatu perilaku. Apabila ia bisa mengontrol dirinya secara baik maka ia telah mampu mengontrol jiwa raganya. Seseorang memanglah harus mampu mengontrol dirinya sendiri khususnya dalam mengontrol emosi.
C.     Ruang Lingkup
Benjamin Bloom, seorang psikolog pendidikan membedakan adanya tiga bidang perilaku, yakni kognitif, afektif, dan psikomotor. Kemudian dalam perkembangannya, domain perilaku yang diklasifikasikan oleh Bloom dibagi menjadi tiga tingkat:
Ø  Pengetahuan/kognitif (knowledge)
Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indera yang dimilikinya.
Ø  Sikap/afektif (attitude)
Sikap merupakan respons tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek tertentu, yang sudah melibatkan faktor pendapat dan emosi yang bersangkutan.
Ø  Tindakan atau praktik/psikomotor (practice)
Tindakan ini merujuk pada perilaku yang diekspresikan dalam bentuk tindakan, yang merupakan bentuk nyata dari pengetahuan dan sikap yang telah dimiliki.

DAFTAR PUSTAKA
Tanpa nama. 2016. Visualisasi Proses Perilaku Manusia. [online] Diakses dari: http://bukamakalah1.blogspot.co.id/2016/10/visualisasi-proses-perilaku-manusia.html       tanggal 27 September 2017 Pukul 16.30 WIB
Nurul Eka. 2011. Pengertian Perilaku Manusia. [online] Diakses dari: http://dianhusadanuruleka.blogspot.co.id/p/konsep-perilaku-manusia.html    tanggal 27 September 2017 Pukul 19.15 WIB

MAKALAH INTERAKSI SOSIAL